When you have a free time, pack your bag and go...

Wednesday, 25 June 2014

Monday: Cave Tubing at Kali Suci, Gunung Kidul, Yogyakarta

Hello Monday... Be nice yaa :)

Yes! Pagi ini bangun tidur di Hari Senin yang adem ayem dan langsung dapet bbm dari salah satu gerombolan si berat, ceritanya ngajakin ke Kali Suci, Gunung Kidul buat cave tubing (susur goa) di sana. Pikir panjang? Ya jelas nggak laahhh... Yoga bangun tidur diajak jalan-jalan, ya berangkat dengan gembira. Aku nggak pernah bisa menolak yang namanya jalan-jalan guys. It can be one of my weaknesses, honestly. Kenapa? Karena itu berarti aku bisa membatalkan semua kegiatanku demi yang satu ini. Yess! That's true!

To be honest, aku belum pernah nyicip cave tubing nih guys! So, I'm super excited. Oke! Let's rock this day!!!

Aku berlima dengan teman-temanku (Mas Klowor, Mas Dwek, Mas Dimas dan Pak bos Dudung) berangkat tanpa ragu dan tanpa mandi (secara, mau main air hahahaha....). Setelah dua jam menempuh perjalanan, akhirnya kita sampai di tempatnya. Sederhana banget dan nggak rame. Itu kesan pertama yang muncul secara tiba-tiba diotakku. I love it. Ketika kita travelling dan di tempat yang kita tuju dan di sana cuma ada kita berserta gerombolan kita, it's perfect. Tanpa babibubebo lagi, kita semua bersiap-siap, pake pelampung, helm, pelindung kaki dan sikut (tentu aja kita bayar dulu, per orang 75 ribu doang kok). I'm being one of ranger right now.

We are ready!
Kita didampingi oleh tiga orang guide nih guys. Yang satu ahli cerita, yang satu ahli pegang hape dan motret-motret dan yang satu lagi ahli dorong, kalo-kalo kita pada nyangkut di batu (lebaii, but it's true). Okei... dari tempat kita persiapan, kita masih harus jalan kaki menuruni semacam bukit untuk sampai di mulut goa pertama Kali Suci ini sambil membawa ban pelampung yang sudah disediakan pengelola. Ketika tempat ini sudah terlihat, itu artinya petualangan kita menyusuri sungai yang melewati, paling nggak, tiga goa ini dimulai. Tapi sebelum mulai, kita tetep kudu di briefing dulu. Jadi kita ngerti kita harus dan bakal ngapain di sini guys. Briefing merupakan salah satu hal penting untuk meminimalisir kejadian-kejadian yang kurang di inginkan.



Formasi lengkap yang siap 

Selesai briefing, kegiatan pertama kita bisa lakukan adalah loncat. Yuph! Loncat dari salah satu dinding goa ke Kali Sucinya guys. This is one of my favorite parts hehehe...! Sesudah loncat dan sedikit berenang, saatnya kita naik ban dan siap buat menyusuri goa yang berada kurang lebih 90 meter dari permukaan tanah. Wow! Nah, waktu menyusuri goa ini, ada salah satu guidenya cerita tentang keadaan goa ini. Tapi karena terlalu menikmati tempatnya yang super cool (menurut aku), jadiya ya aku nggak ngerti masnya ngomongin apa. So far I love this place. Airnya nggak terlalu dingin dan banyak ikannya. Keren gak tuh... Dan yang paling keren lagi, kita cuma berlima plus guidenya ketika menikmati tempat itu (I love Monday then).

Setelah selesai menyusuri satu goa, sampailah kita di rest areanya. Di sini kita semua bebas buat foto-foto dan main air sesukanya. Tempatnya berada tepat di ujung goa pertama. Ada sebuah batu besar yang bisa di panjat dan dijadikan tempat eksis dan juga sungai yang melebar dan cukup asyik buat berenang. Tidak mau menyia-nyiakan kesempatan, belajar berenang dong. Kebetulan salah satu Mas Dwek berbaik hati nih, mau ngajarin aku berenang -gratis-.


Yess...this is life guys...
Setelah puas belajar berenang dan puas jadi object of bullying mereka karena aku memang benar-benar jadi tolol kalo di air, kita pun melanjutkan perjalanan. Perjalanan selanjutnya diisi dengan mengarungi jeram-jeram kecil menggunakan ban pelampung dan masuk lagi ke goa kedua. Goa kedua ini sama menyenangkannya dengan yang pertama. Kita sama-sama bisa menikmati zona terang sampai gelap di sini. Setelah keluar dari goa kedua, tidak jauh dari hadapan kita langsung saja terlihat goa ketiga nih guys. Tapi sayangnya, goa ketiga ini nggak boleh dimasuki lagi karena goa itu jadi buntu sekarang dan di sana kita harus menggunakan headlamp. Rada kecewa sih aku, tapi nggak masalah karena kita masih boleh foto-foto disekitar mulut goanya, which is di sana ternyata ada stalaktit dan stalakmit yang masih aktif. Ada semacam air terjun kecil yang berasal dari atas sana yang airnya juga seger banget. Bener-bener surga dunia deh ini tempat.

Pose-pose terakhir

Sampainya kita di mulut goa ketiga ini adalah tanda kalo perjalanan kita udah selesai. Nggak berasa sama sekali, ternyata kita udah dua jam aja di air (kisut-kisut deh...).

Weits....yang namanya surga rasanya nggak adil kalo nggak ada nerakanya yak. Jalan pulang kita dong, harus nanjak tinggi banget dan lewatin anak tangga yang super licin karena badan kita bawa air. Buat Mas Klowor, Mas Dwek dan Mas Dudung, ini memang bukan apa-apa, secara mereka tukang panjat gunung. Lah aku dan Mas Dimas, nyengir pucet aja liat tangga setinggi dan selicin itu. Berehenti. Ngosngosan. Berhenti. Ngosngosan. Sampai kita tiba di atas. Setelah sampai, kita istirahat sebentar dan minum air mineral yang sudah disediakan, lalu perjalanan dilanjut dengan menumpangi sebuah mobil pick up yang mengantar kita ke tempat semula.

Perjalanan kali ini komplit dan asyik bangetlah pokoknya. Semuanya menyenangkan (kecuali bagian naik tangga buat pulang. Segelas teh hangat dan semangkuk mie instant rebus jadi penutup cave tubing seru kita kali ini. Hiii...Monday, you're so nice :) See ya in the next story!


Powered by Blogger.

© Jalan-jalan Sejenak, AllRightsReserved.

Distributed By:Pahul Singh Designed by ScreenWritersArena